+62 212 509 194 5

Tingkat risiko: Rendah

Siapa ini? Spam, telemarketing, atau panggilan yang sah? Laporan komunitas di Indonesia.

Nomor dengan prefiks 212. Tinjau laporan komunitas, risiko, dan komentar di bawah sebelum menjawab atau memblokir. Jelajahi nomor dengan prefiks 212

Rendah
Tingkat risiko
Penipuan
Kategori
0
Laporan spam
Laporan terakhir

Analisis AI

Informasi Terbatas: Nomor telepon dengan laporan terbatas, sebagian besar mengindikasikan aktivitas telemarketing dari UOB dan potensial scam.

Kemungkinan tujuan: Mungkin digunakan untuk telemarketing agresif oleh atau atas nama UOB, atau potensial penipuan.

Keluhan pengguna paling umum

  • Nomor penipu
  • Telemarketing UOB sering
Bahaya rendahAbaikanUOB (berdasarkan laporan pengguna)Perbankan

Analisis AI: 11 Jul 2026

Informasi berdasarkan laporan komunitas dan analisis otomatis. Informasi ini mungkin mengandung kesalahan atau sudah usang, dan bukan nasihat hukum atau tuduhan terverifikasi terhadap pemilik nomor.

Riset web

Sign up and repeat your request.

Diperiksa · 4 Sep 2026
ID

Indonesia

Informasi operator

Negara:
IDIndonesia
Prefiks:
+62
Tipe:
Lainnya
Operator:
Telkomsel, Indosat Ooredoo Hutchison, XL Axiata, Smartfren

Pencarian terbaru

2 minggu ini

7 hari terakhir

Komentar komunitas

2
Anonim
28 Feb 2024

Nomor penipu

Anonim
28 Feb 2024

Sejak Citibank resmi dipindahtangankan ke UOB, saya sering mendapat telepon dari telemarketing UOB. Dua minggu terakhir ini frekuensinya menjadi setiap hari dan bisa sampai 3 kali dalam sehari. Ponsel saya memang langsung mendeteksi sebagai telepon spam. Namun suatu saat saya ingin memastikan, sehingga saya angkat dan katanya dari UOB. Saya mengajukan permohonan ke UOB agar promo-promo ditawarkan lewat email dan atau SMS saja, bukan telepon. UOB Care menjawab bahwa nomor-nomor telepon tersebut bukan telemarketing UOB. Salah satu nomor telepon yang saya laporkan ke UOB adalah nomor ini: 021-2509-1945. Suara penelpon pria, mengaku bernama Kristian, dari UOB. Ketika saya mengatakan bahwa pembicaraan sedang saya rekam, karena UOB meminta bukti atas pengaduan saya, sambungan telepon tiba-tiba putus begitu saja. Rekamannya pun sudah saya kirimkan ke UOB. Berhubung UOB mengklaim bahwa nomor telepon ini bukan dari telemarketing UOB, maka saya kategorikan sebagai penipuan. Mungkin tujuan akhirnya adalah memanipulasi data seandainya saya tertarik pada penawarannya. Entahlah. Paling tidak, jika bukan orang UOB tetapi mengaku orang UOB itu kan sudah merupakan penipuan, bukan?

Laporkan nomor ini

Apa yang terjadi?

Ringkasan sinyal untuk +62 212 509 194 5

+62 212 509 194 5 termasuk dalam prefiks 212 dan diklasifikasikan sebagai Penipuan. Halaman ini menggabungkan tidak ada laporan yang disetujui dan 2 komentar publik untuk menjelaskan tingkat risikonya.

Pertanyaan yang sering diajukan

Siapa yang menelepon dari +62 212 509 194 5?
+62 212 509 194 5 adalah nomor telepon dengan prefiks 212 di Indonesia. Nomor ini telah dilaporkan 2 kali oleh komunitas sebagai kemungkinan panggilan yang tidak diinginkan. Periksa komentar untuk mengetahui siapa yang mungkin berada di balik panggilan ini.
Apakah +62 212 509 194 5 adalah nomor spam?
Menurut komunitas, +62 212 509 194 5 memiliki 2 laporan, yang menunjukkan kemungkinan besar spam. Periksa skor risiko dan komentar untuk detailnya.
Apakah aman untuk menghubungi kembali +62 212 509 194 5?
Jika Anda tidak mengenali nomornya dan nomor itu memiliki laporan negatif, sebaiknya jangan menghubungi kembali +62 212 509 194 5. Hindari membagikan detail pribadi atau perbankan dengan nomor yang tidak dikenal.
Bagaimana cara memblokir +62 212 509 194 5?
Di iPhone, buka Terbaru di aplikasi Telepon, ketuk (i) di samping nomor, dan pilih 'Blokir Penelepon Ini'. Di Android, tekan lama nomor di riwayat panggilan Anda dan pilih 'Blokir nomor'. Anda juga dapat menggunakan aplikasi NoCall untuk memblokir panggilan seperti +62 212 509 194 5 secara otomatis.
Di mana saya bisa melaporkan panggilan yang mencurigakan?
Anda dapat melaporkan +62 212 509 194 5 langsung di halaman ini menggunakan tombol laporkan. Kontribusi Anda membantu pengguna lain mengidentifikasi panggilan yang tidak diinginkan.