+62 21 39526101
Tingkat risiko: Rendah
Analisis AI
Informasi Terbatas: Nomor telepon +622139526101 dilaporkan terutama untuk aktivitas telemarketing. Beberapa pengguna melaporkan penawaran pembayaran cicilan dengan cara agresif dan penawaran cashback sebesar 300 ribu. Salah satu komentar juga menyebut 'Danamon asu', yang mungkin merujuk pada produk atau kampanye spesifik, namun konteksnya tidak jelas. Dengan 3 laporan dan tidak ada pencarian, aktivitasnya tergolong tidak berbahaya secara umum tetapi tidak diinginkan oleh beberapa pengguna.
Kemungkinan tujuan: Telemarketing untuk penawaran keuangan (pembayaran cicilan, cashback)
Keluhan pengguna paling umum
- Menawarkan pembayaran cicilan dengan agresif
- Penawaran cashback 300 ribu
- Danamon asu
Analisis AI: 8 Agu 2026
Ringkas nomor NoCall ini dengan
Informasi berdasarkan laporan komunitas dan analisis otomatis. Informasi ini mungkin mengandung kesalahan atau sudah usang, dan bukan nasihat hukum atau tuduhan terverifikasi terhadap pemilik nomor.
Indonesia
Informasi operator
- Negara:
Indonesia- Prefiks:
- +62
- Tipe:
- Lainnya
- Operator:
- Telkomsel, Indosat Ooredoo Hutchison, XL Axiata, Smartfren
Pencarian terbaru
7 hari terakhir
Komentar komunitas
11Nomornya juga sering berganti, apalagi tanpa mengucapkan apa pun...
Nomornya juga sering berganti dan juga dari nomor lain juga…
Spam pagi sampai malam; ditambah dan tidak ada yang bertindak
Tidak pernah meninggalkan pesan; ditambah dan tidak ada yang bertindak!
Tidak ada yang bicara saat diangkat, apalagi meski sudah diblokir
Selalu di jam yang sama, yang parahnya dan tidak ada yang bertindak
Telepon penjualan yang menyebalkan, ditambah lagi tanpa pesan apa pun
Langsung blokir nomor ini; ditambah dan tidak ada yang bertindak
Menawarkan pembayaran cicilan. Agresif dalam menawarkan. Block langsung saja nomornya.
Danamon asu.
Menawarkan cashback 300 ribu.
Ringkasan sinyal untuk +62 21 39526101
+62 21 39526101 termasuk dalam prefiks 213 dan diklasifikasikan sebagai panggilan tak terklasifikasi. Halaman ini menggabungkan tidak ada laporan yang disetujui dan 11 komentar publik untuk menjelaskan tingkat risikonya.
