+62 274 4601000
Tingkat risiko: Sedang
Analisis AI
Informasi Terbatas: Nomor telepon +622744601000 dari Indonesia dengan 29 laporan, sebagian besar mengeluhkan panggilan tidak dijawab, mengganggu, atau mencurigakan. Beberapa pengguna melaporkan nomor ini mengaku dari lembaga keuangan seperti Bank Mandiri atau Adira Finance dengan penawaran yang tidak jelas atau mencurigakan.
Kemungkinan tujuan: Posible propósito: Panggilan telemarketing atau penipuan, terutama mengaku dari lembaga keuangan untuk menawarkan produk atau jasa dengan tujuan tidak jelas.
Keluhan pengguna paling umum
- Panggilan tidak dijawab
- Mengganggu
- Mencurigakan
- Mengaku dari lembaga keuangan dengan penawaran tidak jelas
Analisis AI: 3 Agu 2026
Ringkas nomor NoCall ini dengan
Informasi berdasarkan laporan komunitas dan analisis otomatis. Informasi ini mungkin mengandung kesalahan atau sudah usang, dan bukan nasihat hukum atau tuduhan terverifikasi terhadap pemilik nomor.
Indonesia
Informasi operator
- Negara:
Indonesia- Prefiks:
- +62
- Tipe:
- Lainnya
- Operator:
- Telkomsel, Indosat Ooredoo Hutchison, XL Axiata, Smartfren
Pencarian terbaru
7 hari terakhir
Komentar komunitas
30Spam pagi sampai malam, dan yang terburuk meski sudah diblokir
Panggilan bisu berulang kali dan juga dari nomor lain juga…
Gangguan terus-menerus, dan yang terburuk setiap hari sama.
Spam pagi sampai malam, dan yang terburuk tanpa alasan jelas!
Berdering sekali lalu ditutup, ditambah lagi setiap hari sama!
Selalu di jam yang sama, yang parahnya selalu di jam yang sama...
Panggilan bisu berulang kali, yang parahnya dari nomor lain juga
Selalu di jam yang sama, ditambah lagi setiap hari sama!!
Selalu di jam yang sama, yang parahnya tanpa mengucapkan apa pun!
Tidak pernah meninggalkan pesan; ditambah dari nomor lain juga
Sy ditelpon oleh nomor 02744601000 saat sholat namun kami abaikan. Setelah sholat selesai, sy telpon balik ke nomor tsb tdk bs. Mengapa bs begitu ya.
Siang ini beberapa kali menghubungi, tetapi kalau setiap kali diangkat tidak ada suara. Di call back dari HP tidak bisa. Kalau dari kantor nyambung tapi tuuut... tuuut... tuuut.... Ternyata nomor yang bermasalah.... Alhamdulillaah.
Telp saya 2x nggak terangkat karna pas dijalan Penasaran aja ini dari mana.
Sy baru ditelp no ini 3x gk tak angkat cek Google ternyata bnyk yg komplain juga.
Saya baru tadi pagi dapat tlpnya di nomer twrsebut dan menawarkan kerja sama dan saya tidak merasa saya matiin.
Nomor tidak di kenal.
Pagi ini tanggal 4 April 2019 nomor ini telepon2 tapi tidak saya angkat karena saya tidak menyimpan nmor tersebut di HP saya
Saya ditelfon 3 hari berturut2 ,dijam yg sama jam 12 , saya gk angkat krna saya tidak mencantumkan nomor saya untuk hal yg aneh2.
Barusan nelpon gak saya angkat, syukurlah taunya bermasalah.
Tdk saya angkat krn pas sibuk..setelah saya telpon balik ..tdk bisa...thanks infonya.
Ngaku dr mandiri, tau data pribadi, jgn diangkat.
Tanya sms banking mandiri...kbtulan saya g punya...stlh sya crosschek...no abal abal...ra isoh dihubungi.
Terganggu dgn nomor telepon ini. Sehari ngebel lebih dari 5 kali. Hampir setiap hari. Dibel balik gak bisa.
No tdk di kenal, nelp pada hr jumat, 22-12-2017 jam 13.15 saat sedang mngemudi shg tdk saya angkat, setelah browsing baru tahu kalau operator ngaku dr macam2 lembaga. Brarti kan ora cetha
Mengakunya dari Adira Finance. Menawarkan pinjaman uang 30 juta bunga rendah, bla bla bla.
Mengganggu karena dilakukan di jam sibuk..dan lagi koordinasi penting dgn klien.
Tidak dikenal dan selalu tlp pas jam sibuk aktifitas.
Mengaku pegawai bank mandiri...dan menawarkan kartu kredit bebas biaya slma 3 tahun...sangat mencurigakan...berbahaya.
Miss called 10x mengganggu kerja dan membuat HP lowbat
dari kemaren ada panggilan dari no tsb ternyata dari bank BTN jogja, dan yang nelpon juga kenal jadi ga was was lagi.
Ringkasan sinyal untuk +62 274 4601000
+62 274 4601000 termasuk dalam prefiks 274 dan diklasifikasikan sebagai panggilan tak terklasifikasi. Halaman ini menggabungkan tidak ada laporan yang disetujui dan 30 komentar publik untuk menjelaskan tingkat risikonya.
