+62 622 114000
Tingkat risiko: Tinggi
Analisis AI
Informasi Terbatas: Nomor telepon +62622114000 dari Indonesia dengan 17 laporan, sebagian besar mengindikasikan aktivitas penipuan, terutama terkait kartu kredit Bank Mandiri, meminta informasi pribadi dan kode OTP. Beberapa pengguna melaporkan menerima panggilan berulang.
Kemungkinan tujuan: Penipuan, terutama terkait kartu kredit dan memanfaatkan informasi pribadi.
Keluhan pengguna paling umum
- penipuan kartu kredit
- minta kode OTP
- panggilan berulang
Analisis AI: 11 Jul 2026
Ringkas nomor NoCall ini dengan
Informasi berdasarkan laporan komunitas dan analisis otomatis. Informasi ini mungkin mengandung kesalahan atau sudah usang, dan bukan nasihat hukum atau tuduhan terverifikasi terhadap pemilik nomor.
Indonesia
Informasi operator
- Negara:
Indonesia- Prefiks:
- +62
- Tipe:
- Lainnya
- Operator:
- Telkomsel, Indosat Ooredoo Hutchison, XL Axiata, Smartfren
Pencarian terbaru
7 hari terakhir
Komentar komunitas
27Tidak ada yang bicara saat diangkat, apalagi dari nomor lain juga
Panggilan bisu berulang kali, yang parahnya selalu di jam yang sama...
Tidak ada yang bicara saat diangkat; ditambah meski sudah diblokir
Langsung blokir nomor ini, apalagi tanpa pesan apa pun
Tidak ada yang bicara saat diangkat, ditambah lagi setiap hari sama
Gangguan terus-menerus, apalagi tanpa mengucapkan apa pun.
Spam pagi sampai malam, dan yang terburuk dan tidak ada yang bertindak.
Tidak pernah meninggalkan pesan, apalagi tanpa mengucapkan apa pun!!
Telepon penjualan yang menyebalkan, apalagi dari nomor lain juga
Selalu di jam yang sama, apalagi dari nomor lain juga!
di telp nomor ini berkali-kali tapi ketika saya check ini phising langsung saya reject.
palsu.
Terima kasih semua yang udah review.
Nomor penipuan modus tanya data kartu kredit.
Terus2an melakukan panggilan, sudah reject masih tetap telp.
hati-hati penipu.
Penipuan atas nama kartu kredit bank mandiri.
Tlpon 2x tidak terjawab apa sya dapat undian hehehehehe.
Hati-hati, ini nomer penipu. Kalo udah minta data-data pribadi dan nomer yang tertera di belakang kartu kredit udah langsung tutup aja teleponnya. Pengen tau langkah hukum apa dari Bank Mandiri perihal penipuan menggunakan nomer hotline 14000 mereka
Penipuan meminta kode OTP.
beberapa kali menelepon saya tapi tidak saya angkat, saya googling dan menemukan bahwa nomor ini adalah nomor penipuan.
10.25.am WIB.menelepon nanya user name mandiri online.
Mengaku sebagai pihak bank mandiri bagian kartu kredit. Anehnya dia memperoleh nama suami tapi bilang nomor saya (istri) yang dicantumkan terkait pada kartu kredit mandiri. Lalu penelepon bertanya nama saya. Karena merasa aneh...kok telepon tapi tidak tau siapa yang ditelepon saya menjawab bahwa saya tidak berkenan memberikan informasi pribadi pada nomor yang tidak terpercaya lalu tutup telepon. di keluarga kami tidak ada yang punya kartu kredit mandiri. Saya tanya suami apakah dia pernah ditelepon untuk buat kartu kredit mandiri. Dia bilang mereka minta identitas tapi suami tidak menyediakan nomor rekening atau nomor atm atau nomor di belakang kartu. saya jelaskan bahwa jangan pernah menjawab panggilan dari nomor 021 14000. Nomor penipu
jangan pernah menjawab pertanyaan" dari nomer ini..apalagi pertanyaan" pribadi berkaitan dengan nama lengkap, ibu kandung, alamat, email, apalagi nomer kartu dan nomor yg tertera di belakang kartu debit/kredit anda. serta jangan juga sebutkan kode OTP yg dikirimkan melalui sms oleh transaksi yg tidak anda lakukan. nomor ini penipuan.. dan ini BUKAN NOMOR MANDIRI CALL!! pihak mandiri TIDAK AKAN PERNAH bisa menggunakan nomor ini untuk menelpon nasabah. be careful!! tks.
El número 021-14000 ha sido asignado a Fishing kartu kredit.
Saya ditelp dr no +622114000 tapi keburu tidak terangkat oleh saya Siapakah dia? apa menawarkan asurasi atau pemberitahuan menang undian yg resmi mohon penjelasannya.
kartu kredit.
Nomor spam dengan prefiks 622
Ringkasan sinyal untuk +62 622 114000
+62 622 114000 termasuk dalam prefiks 622 dan diklasifikasikan sebagai panggilan tak terklasifikasi. Halaman ini menggabungkan tidak ada laporan yang disetujui dan 27 komentar publik untuk menjelaskan tingkat risikonya.
