+62 811 8118 4390
Tingkat risiko: Sedang
Analisis AI
Informasi Terbatas: Nomor telepon +6281181184390 dilaporkan terkait aktivitas penagihan hutang (debt collection) oleh DC Home Kredits di Indonesia. Laporan menunjukkan penagihan agresif setelah keterlambatan pembayaran 2 hari. Perusahaan ini mungkin menggunakan taktik penagihan yang keras.
Kemungkinan tujuan: Penagihan Hutang (Debt Collection)
Keluhan pengguna paling umum
- penagihan agresif
- penagihan setelah keterlambatan pembayaran 2 hari
Analisis AI: 17 Agu 2026
Ringkas nomor NoCall ini dengan
Informasi berdasarkan laporan komunitas dan analisis otomatis. Informasi ini mungkin mengandung kesalahan atau sudah usang, dan bukan nasihat hukum atau tuduhan terverifikasi terhadap pemilik nomor.
Indonesia
Informasi operator
- Negara:
Indonesia- Prefiks:
- +62
- Tipe:
- Lainnya
- Operator:
- Telkomsel, Indosat Ooredoo Hutchison, XL Axiata, Smartfren
Pencarian terbaru
7 hari terakhir
Komentar komunitas
11Tidak pernah meninggalkan pesan, dan yang terburuk tanpa mengucapkan apa pun…
Langsung blokir nomor ini, apalagi setiap hari sama…
Nomornya juga sering berganti dan juga dan tidak ada yang bertindak
Nomornya juga sering berganti, ditambah lagi selalu di jam yang sama
Gangguan terus-menerus, ditambah lagi tanpa alasan jelas!
Panggilan bisu berulang kali, ditambah lagi dari nomor lain juga!!
Telepon penjualan yang menyebalkan dan juga tanpa mengucapkan apa pun
Panggilan bisu berulang kali, dan yang terburuk dan tidak ada yang bertindak...
Gangguan terus-menerus dan juga dari nomor lain juga
iPhone reportó el número +628118-1184390 como Empresa de cobranza.
DC Home Kredits yang ditugaskan neror keluar Kondar dan keluar alamat penagihan sesuai aturan dalam SOP yang dibuat manajemen Home Kredits. Parahnya , baru telat bayar 2 hari sudah neror keluar alamat penagihan yang di aplikasi , waspada boss.
Ringkasan sinyal untuk +62 811 8118 4390
+62 811 8118 4390 termasuk dalam prefiks 811 dan diklasifikasikan sebagai panggilan tak terklasifikasi. Halaman ini menggabungkan tidak ada laporan yang disetujui dan 11 komentar publik untuk menjelaskan tingkat risikonya.
