B
BCA
Banco indonesio (Bank Central Asia)
Negara: Indonesia
Penyamaran BCA — 62 nomor yang dilaporkan
BCA tidak akan pernah meminta Anda untuk detail perbankan, kata sandi, atau kode SMS melalui telepon.
Jika Anda menerima panggilan yang mencurigakan, tutup telepon dan hubungi kembali menggunakan nomor resmi.
Jangan klik tautan dalam pesan SMS yang mengaku berasal dari BCA.
Sinyal penipuan: urgensi, ancaman untuk memutus layanan, penawaran yang terdengar terlalu bagus.
TerverifikasiNomor resmi BCA(2 total)
Nomor yang dilaporkan terkait BCA(62 total)
+62 213 090 861 6Pelecehan32 hr yang lalu7 laporan+62 213 115 188 5Pelecehan32 hr yang lalu6 laporan+62 213 118 000 1Spam32 hr yang lalu5 laporan+62 212 997 310 0Penipuan32 hr yang lalu3 laporan+62 212 509 730 0Telemarketing32 hr yang lalu2 laporan+62 213 950 600 0Telemarketing32 hr yang lalu2 laporan+62 621 500 877Penipuan32 hr yang lalu2 laporan+62 622 129 255 55Telemarketing32 hr yang lalu2 laporan+62 625 008 77Telemarketing32 hr yang lalu2 laporan+62 212 997 377 7Spam32 hr yang lalu1 laporan

Laporan komunitas terbaru(1926)
“Menawarkan kartu kredit gratis karena sy nasabah BCA aktif. Cukup siapkan copy KTP dan NPWP untuk diserahkan kepada petugas yg akan datang langsung kerumah”
- Anonim
“Android reportó el número +6221-29910700 como Número fiable.”
- Anonim
“BCA was reported as publicidad insistente agresiva con el número 021-31181781”
- Anonim
“Sangat mengganggu dan telpon sehari bisa 5-10 kali Langsung block nomor saja.”
- Anonim
“bukan nomer bca asli.”
- Anonim
“Sama, saya juga ditelp no 02180685889. Dua kali di jam yg berbeda. Beruntung hp udah disetting jika ada panggilan masuk tidak dikenal maka langsung diblock. Ketika saya liat history no telp nya dan cari di internet, ketemu di web ini. Thanks infonya ya.”
- Anonim
“Sering telpon awal bulan dg 3x no telpon berbeda salah satunya ini dan ini 021304870001 sudah terdetek spam di hp jadi malas angkat.. pernah angkat malah diem”
- Anonim
“Saya di telpon berkali kali katanya petugas bank dengan alasan nya macam2,pokoknya hati-hati.”
- Anonim