B
BCA
Banco indonesio (Bank Central Asia)
Penyamaran BCA — 74 nomor yang dilaporkan
BCA tidak akan pernah meminta Anda untuk detail perbankan, kata sandi, atau kode SMS melalui telepon.
Jika Anda menerima panggilan yang mencurigakan, tutup telepon dan hubungi kembali menggunakan nomor resmi.
Jangan klik tautan dalam pesan SMS yang mengaku berasal dari BCA.
Sinyal penipuan: urgensi, ancaman untuk memutus layanan, penawaran yang terdengar terlalu bagus.
TerverifikasiNomor resmi BCA(2 total)
Nomor yang dilaporkan terkait BCA(74 total)
+62 212 246 837 2Penipuan62 hr yang lalu10 laporan+62 622 115 008 88Penipuan62 hr yang lalu20 laporan+62 813 123 162 63Spam80 hr yang lalu1 laporan+62 215 084 288 8Telemarketing80 hr yang lalu43 laporan+62 218 082 588 8Telemarketing80 hr yang lalu28 laporan+62 215 092 788 8Telemarketing80 hr yang lalu25 laporan+62 215 092 787 8Telemarketing80 hr yang lalu19 laporan+62 215 092 788 9Telemarketing80 hr yang lalu19 laporan+62 213 980 900 9Telemarketing80 hr yang lalu13 laporan+62 626 215 008 88Penipuan80 hr yang lalu13 laporan

Laporan komunitas terbaru(1426)
“Baru dapat tlp ini tadi pagi sebanyak 6x, saya telfon balik nomornya tidak terdaftar. Saya mencoba cari di google ternyata banyak yg blg nomor ini bermasalah. Jika benar dr BCA atau layanan semacamnya ini sangat mengganggu. bisakah layanan seperti ini direport dr pusat agar tdk mengganggu. Jadi seperti teror”
- Anonim
“nih nomor telp setiap diangkat, lsg dimatiin. ga sopan banget!”
- Anonim
“Nelpon terus berkali-kali, walau ga pernah sy angkat. Makasih utk komen2nya. Akan sy blok.”
- Anonim
“saya pernah di telepon dan di tanya informasi, apakah ini benar?”
- Anonim
“no bca anjing sama pruden babi”
- Anonim
“maaf sy sedang diluar hp di chas dikamar jadi sy ga keangkat .ferry”
- Anonim
“Sudah sya konfirmasi ke bank BCA no tsb bukan no telemarketing kartu kredit atau layanan perbankan Bank BCA....abaikan saja atau blokir”
- Anonim
“Nomor ini menelfon saya sebanyak 10 kali tidak terangkat setelah saya telfon balik malah tidak derdaftar nomor nya”
- Anonim