B
BNI
Banco indonesio (Bank Negara Indonesia)
Negara: Indonesia
Penyamaran BNI — 63 nomor yang dilaporkan
BNI tidak akan pernah meminta Anda untuk detail perbankan, kata sandi, atau kode SMS melalui telepon.
Jika Anda menerima panggilan yang mencurigakan, tutup telepon dan hubungi kembali menggunakan nomor resmi.
Jangan klik tautan dalam pesan SMS yang mengaku berasal dari BNI.
Sinyal penipuan: urgensi, ancaman untuk memutus layanan, penawaran yang terdengar terlalu bagus.
TerverifikasiNomor resmi BNI(2 total)
Nomor yang dilaporkan terkait BNI(63 total)
+62 212 412 414 6Telemarketing31 hr yang lalu14 laporan+62 214 010 142 1Telemarketing31 hr yang lalu14 laporan+62 215 066 003 3Telemarketing31 hr yang lalu14 laporan+62 218 062 244 6Telemarketing31 hr yang lalu14 laporan+62 215 000 46Penipuan31 hr yang lalu12 laporan+62 212 246 837 2Penipuan31 hr yang lalu10 laporan+62 213 004 973 9Telemarketing31 hr yang lalu10 laporan+62 621 500 046Penipuan31 hr yang lalu10 laporan+62 212 994 032 9Penipuan31 hr yang lalu9 laporan+62 213 040 614 6Telemarketing31 hr yang lalu9 laporan

Laporan komunitas terbaru(1600)
“09.02.21 Barusab nomor ini telp, 3x pertama ga saya angkat, trus kali keempat saya angkat tp saya blom ngomong. Trus setelah beberapa detik baru si penelfon ngomong, halo selamat siang. Saya jawab iya siang. Abis tu telfon nya di matiin sm dia. Nomor telefon saya ga ada yg tau kecuali kluarga dket”
- Anonim
“barusan nomor ini nelpon saya katany dari bni saya sangat terganggu.”
- Anonim
“4x telp dalam 4 hari di jam kerja haha. Ada yg komen BNI , pantesan . Sempat 1x angkat tapi nomor berbeda juga dr BNI life. Maybe ini temennya :)).”
- Anonim
“FEB 2021 masih aja nomor ini nelp terus. Untung bisa blokir.”
- Anonim
“bolak balik nelp terus ganggu banget.”
- Anonim
“Berkali-kali di telp.”
- Anonim
“Saya juga ditelp sampe berkali-kali nih. Tp karena kebiasaan saya klo nomer ga dikenal ga bakalan diangkat. Sangat mengganggu.”
- Anonim
“Sehari telepon belasan kali menawarkan kartu kredit baru .. ketika ditolak marah .. namun tetap menghubungi belasan kali.”
- Anonim