B
BNI
Banco indonesio (Bank Negara Indonesia)
Negara: Indonesia
Penyamaran BNI — 63 nomor yang dilaporkan
BNI tidak akan pernah meminta Anda untuk detail perbankan, kata sandi, atau kode SMS melalui telepon.
Jika Anda menerima panggilan yang mencurigakan, tutup telepon dan hubungi kembali menggunakan nomor resmi.
Jangan klik tautan dalam pesan SMS yang mengaku berasal dari BNI.
Sinyal penipuan: urgensi, ancaman untuk memutus layanan, penawaran yang terdengar terlalu bagus.
TerverifikasiNomor resmi BNI(2 total)
Nomor yang dilaporkan terkait BNI(63 total)
+62 213 062 304 6Telemarketing31 hr yang lalu9 laporan+62 212 994 030 1Utang31 hr yang lalu7 laporan+62 626 141 000 20Utang31 hr yang lalu7 laporan+62 213 076 030 6Telemarketing31 hr yang lalu6 laporan+62 248 600 210 0Utang31 hr yang lalu6 laporan+62 215 080 900 0Telemarketing31 hr yang lalu5 laporan+62 213 007 624 6Telemarketing31 hr yang lalu4 laporan+62 212 994 030 9Telemarketing31 hr yang lalu3 laporan+62 213 041 014 6Telemarketing31 hr yang lalu3 laporan+62 215 010 022 0Telemarketing31 hr yang lalu3 laporan

Laporan komunitas terbaru(1600)
“mengaku dari pihak bank bni pusat jakarta.”
- Anonim
“Maksa banget. Harus bilang setuju dengan semangat.”
- Anonim
“tiba tiba tau nama saya. sepertinya setelah saya melakukan pengisian data BNI.”
- Anonim
“Android reportó el número 021-50867746 con Score 9.”
- Anonim
“Penerima telepon reportó MENGAKU DARI BANK BNI con el número 021-27894246 como Línea de televentas”
- Anonim
“Nelp berkali-kali..menawarkan kartu kredit.sudah saya gak mau malah maksa-maksa.”
- Anonim
“HATI HATI KALAU ADA PANGGILAN MASUK DARI NOMER INI TOLAK SAJA. KALO BISA BLOK. pacar saya jadi korban, ditanya2 data diri, data orang tua, no NIK, NPWP, sampai pin ATM. pacar saya refleks malah menyebutkan pin ATM. pad di cek ke bank saldo sekian juta habis.”
- Anonim
“Ngaku dr marketing BNI, mau ngasih kartu kredit sampe 100jt. Padahal saya pengangguran, ini nyindir atau gimana ya? Menanyakan no. NPWP, KTP, 3 nama keluarga kandung beserta tanggal lahir. Akhirnya saya matiin, takut di transfer beneran nanti saya malah pingsan lagi.”
- Anonim