B
BNI
Banco indonesio (Bank Negara Indonesia)
Negara: Indonesia
Penyamaran BNI — 63 nomor yang dilaporkan
BNI tidak akan pernah meminta Anda untuk detail perbankan, kata sandi, atau kode SMS melalui telepon.
Jika Anda menerima panggilan yang mencurigakan, tutup telepon dan hubungi kembali menggunakan nomor resmi.
Jangan klik tautan dalam pesan SMS yang mengaku berasal dari BNI.
Sinyal penipuan: urgensi, ancaman untuk memutus layanan, penawaran yang terdengar terlalu bagus.
TerverifikasiNomor resmi BNI(2 total)
Nomor yang dilaporkan terkait BNI(63 total)
+62 622 115 000 46Penipuan32 hr yang lalu23 laporan+62 214 010 140 4Spam32 hr yang lalu22 laporan+62 213 006 104 6Penipuan32 hr yang lalu20 laporan+62 213 040 624 6Penipuan32 hr yang lalu20 laporan+62 214 550 004 6Telemarketing32 hr yang lalu20 laporan+62 215 081 124 6Telemarketing32 hr yang lalu20 laporan+62 212 411 414 6Telemarketing32 hr yang lalu17 laporan+62 212 953 440 0Lainnya32 hr yang lalu16 laporan+62 213 043 980 0Telemarketing32 hr yang lalu16 laporan+62 212 994 031 7Utang32 hr yang lalu15 laporan

Laporan komunitas terbaru(1600)
“Selalu misscall2 di saat jam pulang kerja. Sudah beberapa kali telpon2 gak jelas”
- Anonim
“Bagaimana membatalkan asuransi yang sudah disetujui nomor ini , Mohon dibantu.”
- Anonim
“Jangan diangkat, blokir aja, jika anda angkat dan anda mengiyakan apa yang diminta maka anda rugi banyak. Pengen bunuh aja para petinggi nya.”
- Anonim
“Bikin riweh, mana tanpa ijin ngerekam pembicaraan kita yang sepertinya diarahkan untuk kita bilang "ya" Parah ini.”
- Anonim
“Scammer pretending as BNI telemarketers.”
- Anonim
“untung ada ini, jadi tau siapa yang nelpon.”
- Anonim
“Saya barusan dpt telpn dari nomor 02180629207, dia menanyakan alamat saya dan diimingkan mndapat hadiah, krn td baru bangun tidur saya jawab alamat sesuai dgn pertanyaan dia, setelah selesai saya baru tersadar memberi alamat lengkap kpd si penelepon, semoga saja tidak terjadi apa2 ya.”
- Anonim
“Sangat annoying, sudah menolak produk yg ditawarkan, sudah di reject, tapi masih juga telepon dan telepon”
- Anonim