B
BNI
Banco indonesio (Bank Negara Indonesia)
Penyamaran BNI — 72 nomor yang dilaporkan
BNI tidak akan pernah meminta Anda untuk detail perbankan, kata sandi, atau kode SMS melalui telepon.
Jika Anda menerima panggilan yang mencurigakan, tutup telepon dan hubungi kembali menggunakan nomor resmi.
Jangan klik tautan dalam pesan SMS yang mengaku berasal dari BNI.
Sinyal penipuan: urgensi, ancaman untuk memutus layanan, penawaran yang terdengar terlalu bagus.
TerverifikasiNomor resmi BNI(2 total)
Nomor yang dilaporkan terkait BNI(72 total)
+62 213 005 090 0Penipuan37 hr yang lalu46 laporan+62 622 189 000 42Penipuan58 hr yang lalu3 laporan+62 212 994 032 9Penipuan59 hr yang lalu9 laporan+62 622 128 002 72Penipuan59 hr yang lalu4 laporan+62 622 125 119 46Penipuan59 hr yang lalu1 laporan+62 212 246 837 2Penipuan59 hr yang lalu10 laporan+62 622 115 000 46Penipuan59 hr yang lalu23 laporan+62 621 500 046Penipuan59 hr yang lalu10 laporan+62 817 038 014 46Telemarketing76 hr yang lalu3 laporan+62 812 149 949 69Utang76 hr yang lalu2 laporan

Laporan komunitas terbaru(1121)
“memperkealkan diri dari BNI pusat Jakarta menawarkan kartu kredit lalu nerocos terus, sudah merasa terganggu diawal lalu saya tutup .. tp telfon lagi”
- Anonim
“di telppon berulang2 untuk menawarkan kartu kredit bni,ktnya dr bni pusat. tp kok kyk memaksa.telpon smpe malam2.mohon pnjelasannya apakah ini betul dr BNI??”
- Anonim
“Mohon maaf bni kalau bisa nelpon nya jam2 istirahat di jam 1 atau jam 2 dan kalau bisa wekend atau jam sore..”
- Anonim
“Mengganggu sekali menelpon terus, ngomong terus menawarkan kartu kredit BNI. Mohon pihak BNI untuk dapat ditelusuri apakah benar seperti itu.”
- Anonim
“Menawarkan asuransi atas nama BNI. Sangat memaksa, jika menolak, nasabah akan terus dibujuk untuk ikut asuransinya.”
- Anonim
“menawarkan kartu kredit, memaksa, mintak NIK, NPWP, dll.. mengganggu sekali, tiap hari bisa 10 kali telpon.”
- Anonim
“Menawarkan kartu kredit BNI”
- Anonim
“menawarkan kartu kredit dengan langsung menawarkan mau dikirim kemana? kantor atau rumah? saya tolak, tetapi doi masih ngarep alasannya apa? kalau butuh nanti saya kekantor BNI saja.”
- Anonim