B
BNI
Banco indonesio (Bank Negara Indonesia)
Penyamaran BNI — 72 nomor yang dilaporkan
BNI tidak akan pernah meminta Anda untuk detail perbankan, kata sandi, atau kode SMS melalui telepon.
Jika Anda menerima panggilan yang mencurigakan, tutup telepon dan hubungi kembali menggunakan nomor resmi.
Jangan klik tautan dalam pesan SMS yang mengaku berasal dari BNI.
Sinyal penipuan: urgensi, ancaman untuk memutus layanan, penawaran yang terdengar terlalu bagus.
TerverifikasiNomor resmi BNI(2 total)
Nomor yang dilaporkan terkait BNI(72 total)
+62 212 411 414 6Telemarketing77 hr yang lalu17 laporan+62 213 043 980 0Telemarketing77 hr yang lalu16 laporan+62 212 994 031 7Utang77 hr yang lalu15 laporan+62 212 412 414 6Telemarketing77 hr yang lalu14 laporan+62 213 004 973 9Telemarketing77 hr yang lalu10 laporan+62 213 040 614 6Telemarketing77 hr yang lalu9 laporan+62 213 062 304 6Telemarketing77 hr yang lalu9 laporan+62 212 994 030 1Utang77 hr yang lalu7 laporan+62 213 076 030 6Telemarketing77 hr yang lalu6 laporan+62 213 007 624 6Telemarketing77 hr yang lalu4 laporan

Laporan komunitas terbaru(1121)
“Dari BNI syariah, konfirmasi pengajuan kartu kredit.”
- Anonim
“Penipuan.. Mohon di tindak lanjut”
- Anonim
“Baru menelopon dan menawarkan ansuransi gratis dari BNI. Minta alamat rumah nama lengkap.. Mohon di tindak jika ini penipuan”
- Anonim
“Sangat kecewa, data pribadi nasabah bisa bocor :(”
- Anonim
“Baru saja saya terima telepon dari nomor ini mengaku dari BNI Syariah menawarkan Kartu Kredit IB Hasanah, operator telepon ini tahu semua data pribadi saya, dia yang menyebutkan data-data nya dan saya hanya meng-iya-kan saja, seperti alamat rumah, alamat kantor, nomor KTP, Nomor NPWP, Nama Ibu Kandung. Apakah ini benar atau penipuan ????”
- Anonim
“El número 021-1500046 ha sido asignado a penipu mengaku call centre BNI”
- Anonim
“untung pake aplikasi tellow, alhamdulillah terblokir dengan sendirinya”
- Anonim
“Telpon selalu pas magrib. Tiap tiga detik mati. Kurang ajar sekali. Tidak ada etika dan tidak profesional sama sekali. Luar biasa ya kamu.”
- Anonim