B
BNI
Banco indonesio (Bank Negara Indonesia)
Penyamaran BNI — 72 nomor yang dilaporkan
BNI tidak akan pernah meminta Anda untuk detail perbankan, kata sandi, atau kode SMS melalui telepon.
Jika Anda menerima panggilan yang mencurigakan, tutup telepon dan hubungi kembali menggunakan nomor resmi.
Jangan klik tautan dalam pesan SMS yang mengaku berasal dari BNI.
Sinyal penipuan: urgensi, ancaman untuk memutus layanan, penawaran yang terdengar terlalu bagus.
TerverifikasiNomor resmi BNI(2 total)
Nomor yang dilaporkan terkait BNI(72 total)
+62 215 000 46Penipuan34 hr yang lalu12 laporan+62 212 953 440 0Lainnya34 hr yang lalu16 laporan+62 212 975 330 0Penipuan34 hr yang lalu26 laporan+62 218 063 580 6Penipuan34 hr yang lalu31 laporan+62 622 172 201 8Penipuan34 hr yang lalu30 laporan+62 212 656 510 0Lainnya34 hr yang lalu48 laporan+62 212 975 210 0Penipuan34 hr yang lalu106 laporan+62 215 101 234 6Telemarketing35 hr yang lalu42 laporan+62 213 006 104 6Penipuan35 hr yang lalu20 laporan+62 213 040 624 6Penipuan35 hr yang lalu20 laporan

Laporan komunitas terbaru(1121)
“seorg permpuan yg menawarkan asuransi kesehatan. dan dia ambil NIK sya, alamt email, nama ibu sya. Dan yg lebih parahnya dia bobol ATM dan ambil uang sya.”
- Anonim
“Seorang perempuaan penelpon id Jakarta 021 mengaku mempromosikan Program BRI Britama asuransi kepada saya tadi sekitar jam 14.00 wib , data KTP saya di ambil”
- Anonim
“Penggantian kartu, kenaikkan limit...”
- Anonim
“Mengingatkan jatuh tempo tagihan cc bni”
- Anonim
“BNI fue reportado como Acoso telefónico con el número 021-51012346”
- Anonim
“Hari ini ditelepon sama BNI gila sih mereka penagihannya kayak kesetanan. Gak berperikemanusiaan. Saya sumpahin anak istrinya bapak debt collector yang tadi telepon saya terkena karma”
- Anonim
“Si penelpon begitu yakin dgn data saya untuk dicocokkan bersama2, sebagai nasabah britama saya tdk bnyk curiga. Ujung2nya asuransi kesehatan pun ia jelaskan dgn express dan prosedurnya sangat ia tekankan, seolah-olah kita wajib nurut apa yg ia inginkan. Akhirnya saya patahkan juga kerna pikir2 sebagai nasabah cabang hubungan saya dgn pusat tdk ada, kalaupun ada urusan silakan kantor cabang yg hubungi saya. Yg disesalkan saya.... data saya bocor? Apa bank pemerintah memang rapuh? Mudah diretas. Terus terang saya dibikin tak nyaman, tak aman, merasa terancam, dgn resiko dana simpanan tiba2 loss gitu aja tak jelas.”
- Anonim
“Missed call saya 2x kebetulan tidak saya angkat karena sibuk. Tp mencurigakan karena tidak saya kenal tiba2 telp..”
- Anonim